Review

Monday, February 19, 2018

[MUSIC & LYRICS] OKDAL’s A Strange Era

Anyeong! Can you believe that it’s Monday already and it’s almost the end of February. Days go by really fast, whether you love every minutes of it or not. It is still a mystery to me how we only have 24 hours in a day.

Anyway, I’m currently having a huge crush on one of OKDAL’s pieces. It’s called “A Strange Era.” I find the lyrics of this song really helping and comforting me when I’m in the middle of mental breakdown.

Hopefully this post will also help whoever out there who are in dire need of getting encouragement and a “virtual” pat on the shoulder.



A Strange Era

A friend I met yesterday said this…
If you shut your eyes, ears and mouth,
You’ll be happy
You’re a small, tiny piece of a cog
You’re really nothing
There’s no time to even be conquered by love
We’re living hard in a strange era

With the last 190 dollars in my bank account
Where should I go?

Don’t cry, that will change nothing
Don’t cry, just live like a shadow
Stay still, be quiet and don’t stand out
Then you’ll be happier than you are right now

Seeing the letters that won’t change
You imagined writing it anew again
There’s no time to even be conquered by love
We’re living hard in a strange era

With the last 190 dollars in my bank account
Where should I go?

Don’t cry, you can’t change it
Don’t cry because you were doing nothing
If you shut your eyes, ears and mouth
They say that you’ll be happier

If we have to walk in the center of this world alone
Then opening our eyes, listening and speaking up
Will make things better
Then we live our lives slowly

Friday, February 16, 2018

[K-Movie Review] Along with the Gods: The Two Worlds


Akhirnya bisa nonton film ini juga. I can say that it did not disappoint me even though it was slightly below my expectation. Bingung ga tuh? Film ini memang ga mengecewakan sih, tapi sebagai salah satu orang yang sudah menunggu lama dan ga sabar nonton film ini sejak kabar mengenai casting pemain dan lain-lain, film ini engga se-WOW yang saya harapkan. Tapi bukan berarti jelek ya, filmnya bagus, pemainnya bagus, efeknya pun keren, hanya entah kenapa bagi saya, ga ada hal yang bisa buat saya menggeleng-gelengkan kepala saking amaze-nya sama film ini. Mungkin karena saya nontonnya di rumah dan bukan di bioskop kali ya.

Anw, kalau dibilang apakah saya merekomendasikan film ini? Tentu saya merekomendasikannya, terutama untuk kalian-kalian yang suka baca komik, secara film ini kan diangkat dari webtoon populer.

“Along with the Gods: The Two Worlds” menceritakan kisah seorang pemadam kebakaran bernama Kim Ja Hong (Cha Tae Hyun) yang meninggal dan harus menjalani tujuh persidangan di alam baka sebelum akhirnya dijatuhi putusan apakah dia boleh be-reinkarnasi atau tidak. Selama persidangan tersebut, Kim Ja Hong ditemani oleh tiga wali-nya, yaitu Gang Rim (Ha Jung Woo), Hae Won Maek (Ju Ji Hoon) dan Lee Deok Choon (Kim Hyang Gi).

Dari segi cerita, film ini memiliki banyak pesan moral di dalamnya, karena melihat persidangan-persidangan di alam baka membuat kita sadar kalau mungkin kita akan melalui hal yang serupa nanti dan membuat saya pribadi mengevaluasi diri saya.

a star-studded cast of Along with the Gods: The Two Worlds for High Cut Magazine

Sementara dari segi pemain, sudah tidak perlu diperdebatkan lagi, semuanya keren dan berhasil memerankan karakter masing-masing. Favorit saya sih Ju Ji Hoon. Entah kenapa karakternya sebagai Hae Won Maek mengingatkan saya kepada karakter Sagara Sanosuke di komik Samurai X. Mungkin karena keduanya sama-sama nyeleneh dan memiliki senjata yang serupa.

Ju Ji Hoon as Hae Won Maek

Sementara untuk segi efek, film ini sudah cukup menggambarkan dengan keren bagaimana kira-kira pemandangan di alam baka serta “hukuman-hukuman” yang harus dilalui para manusia berdosa di dalamnya.


Oh iya, film ini ada dua part dan ini adalah bagian yang pertama, tapi jangan khawatir, akhir dari film ini sudah cukup menjawab pertanyaan-pertanyaan penonton kok, meskipun ada beberapa pertanyaan yang masih menggantung.

Buat chingudeul yang mau menonton film “Along with the Gods: The Two Worlds” boleh klik di link berikut ya -> "Along with the Gods: The Two Worlds"

Selamat menjelajahi dunia Raja Yeomra!

Wednesday, February 14, 2018

[At a Glance] Youn’s Kitchen Season 2


Siapa yang suka masak? Siapa yang suka makan? Siapa yang suka lihat pemandangan indah kota kecil di tepi laut dengan penduduk-penduduknya yang friendly? Siapa yang suka liat Park Seo Joon olahraga pagi dengan background pemandangan laut? (Saya! Saya!)

Kalau kalian merupakan penyuka salah satu hal di atas, maka menonton Youn’s Kitchen Season 2 dapat menjadi salah satu opsi untuk menghabiskan long weekend mendatang.



Musim kedua acara reality “Youn’s Kitchen” tak kalah menarik dari musim pertama acara ini. Bahkan, menurut saya nih, Season ke-2 “Youn’s Kitchen” lebih menarik. Apakah karena ada sosok Park Seo Joon disitu? Tidak juga. Mungkin karena di Season ke-2 ini konsep-nya sudah lebih rapih dan makanan-makanan yang ditawarkan pun lebih “berkelas” dibandingkan musim pertama acara ini. Dan satu lagi kelebihan Season ke-2: kota dimana Youn dan para staff-nya membuka restoran, which is Garachico. Men, kalo saya banyak duit, saya udah mau terbang sepertinya ke kota kecil ini. This city is almost like a city people told in story book. Keindahan kota kecil ini dan kemahiran PD Na Young Seok mengedit dan menambahkan soundtrack pada setiap shot pemandangan yang diambil sukses melahirkan beberapa magical moments yang terkadang membuat saya lupa kalau saya sedang menonton acara reality.

Anw, di season ke-2 ini, Youn Yuh Jung masih menjadi chef dan owner Youn’s Kitchen, sementara Lee Seo Jin membantunya sebagai wakil direktur dan Jung Yu Mi membantunya sebagai asisten chef. Bagaimana dengan Park Seo Joon? Aktor tampan ini bekerja sebagai pekerja paruh waktu yang menghabiskan waktu untuk melayani para tamu dan membuat hidangan dessert di dapur.

Sedikit out of topic nih, melihat Park Seo Joon di sini membuat saya semakin mengagumi sosok aktor ini. Dia benar-benar bekerja keras sebagai pekerja paruh waktu, mulai dari melap meja, tempat sendok, sampai gelas, untuk memastikan kalau apapun yang dihidangkan ke meja tamu sudah bersih mengkilap. Bahkan, Youn Yuh Jung dan Lee Seo Jin juga memuji Park Seo Joon loh. Mereka bilang Park Seo Joon tak seperti aktor-aktor lain yang seumur dengannya.


Kembali ke “Youn’s Kitchen,” di season ke-2 nya, restoran ini memiliki varian masakan yang lebih bersifat “masakan restoran.” Saya sarankan kenyangkan dulu perut sebelum menonton acara ini, karena setiap masakan yang disajikan di “Youn’s Kitchen” selalu berhasil membuat saya ngiler.

Jika tertarik menonton acara ini sila klik link berikut -> Youn’s Kitchen Season 2.

Wednesday, February 7, 2018

[Under the Spotlight] Cool Onnie(s) from OKDAL


Hola! <- efek nonton Youn’s Kitchen Season 2.

Akhirnya, saya menemukan waktu untuk menulis mengenai grup ini. Di beberapa post sebelumnya saya hanya bisa mencantumkan MV dari grup ini saja, tanpa menjelaskan betapa kerennya kedua onnie yang tergabung dalam grup ini.

So, without further basa basi, let me introduce you to OKDAL.


OKDAL, yang juga dikenal dengan nama Dalmoon dan Rooftop Moonlight, adalah duo Indie yang beranggotakan Kim Yoon Ju dan Baek Se Jin. Keduanya sama-sama menyanyi dan memainkan beberapa alat musik. Yoon Ju onnie (sok kenal), contohnya, memainkan gitar, sementara Se Jin onnie (masih sok kenal) memainkan alat musik bernama Xylophone.

Meski jarang tampil di acara-acara music mainstream, karya-karya dari Dalmoon ini tetap populer di kalangan penikmat musik Korea. Karya-karya dari duo keren ini juga sering dijadikan soundtrack drama-drama populer, termasuk lagu “I Could Leave” yang merupakan OST drama “Drinking Solo”.

OKDAL mengawali karirnya di tahun 2010 lewat perilisan Extended Play (EP) atau mini album. OKDAL berada dibawah bendera label bernama “Magic Strawberry Sound,” bersama dengan artis-artis indie populer lainnya, seperti 10cm dan CHEEZE. 

Bagi saya, lagu-lagu OKDAL selalu terdengar menyenangkan dan lirik-liriknya pun sangat hangat, raw dan relatable. Mereka tidak mencoba merangkai kata-kata yang terlalu puitis atau sulit dimengerti dalam liriknya, namun tetap berhasil membuat saya, yang mendengarkan, mengaguminya. Contohnya seperti petikan lirik dari lagu “Love Advice” yang berbunyi seperti ini,

When I find one little thing that bothers me
I suddenly start hating everything about him
I know there is no perfect man
But I’m becoming pickier

Salah satu lagu OKDAL yang populer adalah “You Did Well Today.” Lagu ini sempat dimainkan Sunny SNSD di acara radionya. Lirik dari lagu ini sangat tepat untuk mereka yang merasa selalu tak pernah bisa melakukan pekerjaan yang baik dan kerap gagal meski telah berusaha keras.

Petikan lirik dari lagu itu berbunyi seperti ini,

you did good today, too
( you did good)
even if anyone doesn’t care about your sadness,
i always cheer for you…
you did good today, too ….

Saya rekomendasikan kalian yang membaca post ini dan ingin mulai menyukai OKDAL untuk mendengarkan penampilan duo cool onniedeul ini di acara “Yoo He Yeol’s Sketchbook.”


Cukup sekian dari saya, semoga post ini dapat membantu menambah perbendaharaan lagu-lagu di playlist yeorobun, adios!